Minggu, 17 September 2017

Minyak Menguat Karena Outlook Yang Optimis


Harga minyak menjaga penguatannya pada hari Jumat untuk bergerak di $49. 75 per barel pada jam 13 : 17 WIB, karna telah berkurangnya tingkat ancaman dari Badai di Amerika Serikat dan mulai sembuhnya outlook untuk keinginan.

Pada minggu ini, IEA menyebutkan kalau melimpahnya minyak global mulai menyusut karena kuatnya keinginan di Eropa serta AS, dan turunnya produksi di negara-negara OPEC serta non OPEC.

The Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) terlebih dulu prediksikan untuk keinginan yang lebih tinggi untuk minyak di th. 2018 serta tunjukkan tanda mengetatnya pasar global, tanda-tandakan kalau perjanjian pengurangan produksen dengan anggota non OPEC menolong kurangi melimpahnya supply.

Kepala eksekutif BP, Bob Dudley menyebutkan pada Reuters dalam satu wawancara kalau harga minyak peluang juga akan bergerak diantara $50 - $60 karna produsen besar mulai membatasi produksi.

Baca Juga:

Rabu, 22 Maret 2017

Harga Emas Menguat Akibat Anjlognya Saham Dan Dolar


Harga Emas Menguat, Harga Emas, Harga, Gold

Harga Emas Menguat Akibat Anjlognya Saham Dan Dolar - Harga emas hari ini menguat ke harga $1245 pada sesi asia, pergerakan harga emas yang menguat ini dalam 3 pekan dan juga akan mencapai sesi sebelumnya. Penguatan harga emas ini di tompang karena pelemahan mata uang dollar dan turunnya index saham yang terkait karena keraguan terhadap ekonomi AS.


Index saham asia melemah pada hari rabu ini karena penurunan tajam di Waal street yang terkait agenda ekonomi presiden AS Donal Trump yang mendorong investor untuk memburu aset save heven. Jumlah total kepemilikan investasi di SPDR Gold Trust juga mengalami kenaikan sebesar 0.5% menjadi 934.40 ton pada hari selasa dari  830.25 ton di hari senin. Harga emas memilki support mendekati harga $1243 dan di resisten di harga $1250

gold prices rose due to declining stocks and the dollar


gold prices
gold prices rose due to declining stocks and the dollar - Gold prices today rose to $ 1,245 price on Asian session, gold price movements which have gained in three weeks and will also reach the previous session. The strengthening of the gold price in tompang due to the weakening of the dollar and the decline in index-related stocks because of doubts about the US economy.


Asian stocks fell on Wednesday, is due to a sharp decline in Wall street related US president's economic agenda Donald Trump that encourages investors to hunt for assets save heven. The total amount of investment holdings in the SPDR Gold Trust also increased by 0.5% to 934.40 tonnes on Tuesday from 830.25 tonnes on Monday. Gold prices have the support price approaching $ 1,243 and resistance at $ 1250 price

Selasa, 21 Maret 2017

GBPUSD Menguat Karena Data CPI


GBPUSD Menguat Karena Data CPI - pasangan mata uang GBPUSD pada hari ini terlihat menguat sekitar 0,8% ke harga 1.2462 pada perdagangan sesi Eropa hari Selasa, setelah rilisnya data Inggris yang mengesankan, dimana laju inflasi pada bulan Februari yang dilaporkan telah melampaui target Bank of England (BoE).

Laporan dari Office for National Statistics (ONS) yang menunjukkan indeks harga konsumen negara Inggris tumbuh pada kecepatan tahunan sekitar 2,3% di bulan Februari, hal ini merupakan kenaikan tercepat sejak Bulan September 2013. Angka tersebut juga melampaui estimasi kenaikan sekitar 2,1% dalam survey Reuters.Sedangkan Core CPI tahunan dilaporkan naik menjadi sekitar 2% di bulan lalu, tertinggi sejak pertengahan 2014.

Bank of England dalam pernyataannya sendiri, kebijakan terakhirnya mengatakan akan mentolerir pada pertumbuhan inflasi di atas target sekitar 2% hal ini dapat mendukung perekonomian. Sementara itu salah satu pembuat dari kebijakan bank sentral Negara Inggris, Kristin Forbes, dalam rapat kebijakan pada pekan lalu secara tak terduga telah mulai menyerukan pada kenaikan suku bunga.

Harga Emas Melemah Akibat Terbebani Faktor Teknikal

Harga Emas Melemah Akibat Terbebani Faktor Teknikal


Harga Emas Melemah Akibat Terbebani Faktor Teknikal - Harga Emas melemah ke harga $1226 di akibatkan terbebani faktor teknikal. Pada awal perdagangan sesi Eropa harga emas juga gagal menembuh level resisten kunci, Penurunan harga emas sekitar 0,30% . Namun komentar kebijakan Federal Reserve yang masih membatasi pelemahan harga emas. Harga emas juga pernah menyentuh level terendah intraday di harga $1226.88 pada sesi Asia





Sejumlah analis berpendapat, bahwa harga emas melemah pada hari ini di sebabkan oleh faktor teknikal dan pergerakan negatif yang terjadi serta mengalami kegagalan melewati level resisten di area $1235.


Sementara itu Presiden Fed Chicago Charles Evas, pada awal pekan ini Presiden Fed Chicago Charles Evas mengisyaratkan jika bank sentral di AS tidak akan tergesa - gesa untuk menaikkan suku bunga. Evans juga mengatakan bahwa The Fed juga membutuhkan waktu untuk mencerna data - data ekonomi dan keuangan dan juga kejelasan rencana kebijakan fiskal pemerintahan Presiden Donald Trump. Sehingga bank sentral kemungkinan akan menunggu setidaknya sampai pertemuan kebijakan pada bulan Juni untuk memutuskan penyesuaian suku bunga kembali.

Gold Prices Decline Due Burdened Technical Factor


Gold Prices Decline Due Burdened Technical Factor - Gold prices fell to $ 1,226 price in result burdened technical factors. In early European trading session the price of gold also failed penetrate
key resistance level, gold price decline of about 0.30%. But Federal Reserve policy comments still restrict weakening gold prices. The price of gold has also been touched an intraday low of $ 1,226.88 price on Asian session

Some analysts argue that the price of gold fell on this day caused by technical factors and negative movements that occur as well as the failure area past the resistance level at $ 1,235.






Meanwhile Chicago Fed President Charles Evas, earlier this week Chicago Fed President Charles Evas signaled the US central bank will not rush - hurry to raise interest rates. Evans also said that the Fed also needs time to digest the data - economic and financial data and also the clarity of fiscal policy plans under President Donald Trump. So the central bank will likely wait at least until the policy meeting in June to decide on interest rate adjustments back.

Kamis, 16 Maret 2017

Harga Emas Menguat Pasca FOMC


Harga Emas Menguat Pasca FOMC
Harga Emas Menguat Pasca FOMC - Keputusan dari Federal Open Market Committee atau disingkat dengan FOMC,  Federal Reserve AS yang akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin sekita 1% yang telah diantisipasi banyak dari pihak. Kenaikan dari suku bunga yang biasanya dapat menyebabkan penurunan pada harga emas pada harin ini, akan tetapi harga emas ini malah terus begerak naik.

Penyebab kenaikan pada harga emas adalah sikap dari The Fed yang tidak akan merubah proyeksi dalam kenaikan suku bunga pada tahun ini sebanyak 3 kali, sementara itu untuk para pelaku pasar yang berekspektasi dari suku bunga bisa naik lebih dari tiga kali.

Selain itu, penurunan pada harga emas ini sudah dalam dua pekan sebelumnya, sepertinya telah price in dengan kenaikan suku bunga The Fed.  Pada pukul 12.11 WIB, emas diperdagangkan di kisaran 1225.06.